Merindukan Romadhon!

- Publisher

Rabu, 2 April 2025 - 07:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Fatahillah AlAyyubi (Ketua Garda Komunitas Rakyat Jelata/Intelektual Muda Hidayatullah)

Makassar, AlIslamyaabunayya.Or.Id —- Alhamdulillah Semoga Pancaran Sinar Romadhon Masih Senantiasa Menerangi Langkah-langkah Para Pejuang Kebenaran, ditengah gelap gulitanya dunia

Membangun Pondasi Iman, menenun Pakaian Takwa, bukanlah hal Sukar, namun Merawat , dan menjaga adalah perkara yang tak mudah

Kesungguhan dan Rasa Optimis menjadi vitamin saat segala urusan terasa sulit , karena Allah telah bersumpah dua kali “sesungguhnya sebuah kesulitan bersama kemudahan, sesungguhnya sebuah kesulitn bersama kemudahan”

Apakabar Alumni Madrasah Romadhon ? Bagaimana Kabar Tahajjud, baca Qur’an , Sholat Duha , sedekah Semoga tetap Menjaga Konsistensi hingga Ajal Menyapa

Baca Juga :  Identifikasi Peserta Didik Berkebutuhan Khusus

Orang beriman itu bagaikan lebah, memakan yang baik-baik dan mengeluarkan yang baik-baik. Ia hinggap di ranting namun tidak merusak. Sebaliknya, malah membantu penyerbukan. Apapun kesibukan kita, pastikan sarat manfaat. Mudah-mudahan sarat keberkahan

Saya sering Ungkapkan Pula, Kemenangan Sejati ketika , kita Mampu Seperti Farfun kasturi, manfaatnya tdk hanya ia Nikmati sendiri tetapi juga Org disekitarnya akan merasakan aroma Harum

Artinya Setiap Gerak , ucap , langkahnya Mengandung Kebaikan, memberikan Manfaat dan full keberkahan, dengan Harapan Meraih Ridho Allah

Mari Merawat , dan Menjaga apa yg telah kita telah tenun dibulan Romadhon karna Itu adalah Kemenangan, sedangkan Kekalahan Adalah Milik mereka yang tak Mampu Konsistensi dalam Nafas Poros GNH

Baca Juga :  Pengajian Walimurid, Ini Tahapan Membentuk Karakter

” 80 persen ahli filsafat dunia dari Jerman, komposer-komposer terkenal dari Jerman, mereka sangat religius, tiap hari ke Gereja. Tapi kok bisa dikalahkan seorang kopral bernama Hitler ”

Jawabnya Karna ia tdk konsisten dengan Religiulitas yg dimiliki

Sehingga Jauh Hari Nabi Kita
Memberikan Kabar Indah, lakukan kebaikan Itu secara Konsistensi meskipun voltasenya Sedikit”

Sedikit Tapi Matang jauh lebih Indah Daripada banyak Tapi Tak memiliki nilai/ tdk berkah
Begitulah Gambaran Betapa Konsistensi Menjadi Kunci Pembuka kemenangan

 

Berita Terkait

Pakaian Hari Raya
Keliru Memahami Imamah Jamaah, Kebengisan Dzul Khuwaishirah Khawarij dan Dipa Nusantara Aidit G30S
Tentang Usaha untuk Terkenal dan Genggam Kebaikan dalam Sunyi
Identifikasi Peserta Didik Berkebutuhan Khusus
Permata Katimbang Gelar Pengajian Hakekat Kemerdekaan
Raih Gembira dan Bahagia dihalaqah
Perempuan berbicara 20.000 kata sehari, Benarkah !?
Salahkah Pesantren yang Berbayar ?
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Mei 2024 - 16:20 WITA

Kolaboraksi Cegah Penyakit, MI Terpadu Yaa Bunayya bersama Puskesmas Paccerakang Laksanakan Skrining Kesehatan

Berita Terbaru

Ramadhan

Pakaian Hari Raya

Rabu, 2 Apr 2025 - 09:11 WITA

Kajian Umum

Merindukan Romadhon!

Rabu, 2 Apr 2025 - 07:42 WITA

Berita

2025, Pokjawas Kemenag Makassar Optimalkan Pendampingan

Senin, 20 Jan 2025 - 11:59 WITA